default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Bangga, Husnawati QH Harumkan Nama NTB di Kancah Nasional

Bangga, Husnawati QH Harumkan Nama NTB di Kancah Nasional
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

NWDI Online. Com - Ponpes Sabilirrosyad NWDI Barabali patut berbangga memiliki guru Husnawati, QH, S. Pd. Pasalnya, ia telah mengoleksi cukup banyak prestasi bagi lembaga, organisasi bahkan provinsi. Ibu muda yang mungil dan cenderung unyu-unyu (sweety) ini, jiwa dan kecerdasannya lebih besar ketimbang tubuhnya, meski begitu jangan dianggap remeh, ia telah mengharumkan nama daerah di pentas nasional. Ia yang sebelumnya lulus seleksi sebagai Fasilitas Daerah (Fasda) Bidang MA – Bahasa Inggris dalam seleksi Instruktur Nasional dan Fasilitator Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) Guru Madrasah tahun 2021, pada tahun ini ia juga meraih juara 1 Guru Berprestasi dalam lomba “Madrasah Award” yang diselenggarakan juga oleh Kemenag.

Husna adalah satu-satunya Fasilitator Provinsi  Bahasa Inggris dari NTB yang lulus seleksi,” ungkapnya via whatsapp saat dihubungi, dan mengaku sedang di Surabaya dalam rangka kegiatan FasProv tersebut, Senin (11/10/2021).

Dengan dinyatakannya ia lulus seleksi oleh Direktorat GTK Madrasah Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama beberapa waktu lalu. Alumni MDQH dan Universitas Hamzanwadi ini telah selesai mengikuti kegiatan pelatihan instruktur/ fasilitator guru PKB.

“Sebelumnya juga, ada pembekalan untuk Fasprov Mata Pelajaran Bahasa Inggris di Tangerang,” imbunya.

Pengurus Muslimat NWDI Lombok Tengah ini menjelaskan, Fasilitator Provinsi (FasProv) merupakan kumpulan guru-guru terbaik yang direkrut oleh Kanwil Kementerian Agama Provinsi yang disiapkan menjadi pelatih pada Fasilitator Daerah (Fasda) Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB). Seleksinya terdiri dari tiga tahap, yaitu seleksi administrasi, tes tulis meliputi:  kemampuan pedagogik dan kemampuan mata pelajaran yang diampu melalui Computer Based Test (CBT), serta tes wawancara secara virtual.

“Ada 7 orang Fasilitator Daerah di NTB untuk Mata Pelajaran Bahasa Inggris, saya single fighter, atau satu-satunya Fasilitator Provinsi Mapel Bahasa Inggris asal NTB” ungkap Alumni MAK Putri Pancor ini.

Tahap seleksi Instruktur Nasional dan Fasilitator Program PKB Guru Madrasah tahun 2021 terdiri dari 3 tahapan, yakni: seleksi administrasi, CBT, dan wawancara secara daring, setelah dinyatakan lulus peserta berhak mengikuti pembekalan.

Pembekalan dilakukan secara Nasional di tiga zona. Zona 1, Zona 2, dan Zona 3. Untuk Zona 2, Fasilitator Provinsi mengikuti pembekalan di Hotel Sol Marina Tangerang dari Instruktur Nasional pada tanggal 13 -17 September lalu,” katanya.

"Sementara itu, pada tanggal 7-11 Oktober, giliran Fasilitator Provinsi yang menyampaikan amanah untuk melakukan pembekalan kepada Calon Fasilitator Daerah di Hotel Shangrila Surabaya, khusus Zona 2. Ada 19 calon Fasda dari Jawa Timur, dan 7 orang Fasda dari NTB. Jadi total Fasda yang kami berikan pembekalan ada 26 orang," bebernya.

Dikatakannya, selain satu-satunya dari NTB, ia merupakan paling spesial karena ia guru honorer madrasah, sedang yang lain merupakan guru negeri.

"Uniknya, pada kegiatan pembekalan di Tangerang, selain satu-satunya Fasprov dari NTB, tapi juga satu-satunya guru dari Madrasah swasta, honorer pula. Husna juga yang termuda di antara Fasprov lain di zona 2," ungkapnya. 

Menurutnya, apa yang telah ia raih saat ini merupakan pengalaman berharga yang nantinya ia akan membimbing guru yang sudah sarat pengalaman dalam dunia pendidikan, bahkan juga dosen, tapi semua itu memacu dirinya untuk terus belajar.

"Ini pengalaman yang luar biasa bagi saya. Sempat merasa kurang percaya diri, karena mengetahui ternyata calon Fasilitator Daerah yang harus dilatih ternyata ibu bapak guru yang sudah memiliki pengalaman mengajar lebih dari 20 tahun, mereka guru-guru professional, bahkan di antara mereka ada dosen dan pengawas. Tapi saya menjadi lebih termotivasi, lebih semangat belajar, dan melakukan persiapan, terutama dalam penguasaan materi dan andragogy," ungkap ibu satu anak ini.

"Selain itu, saya bertemu dengan orang-orang professional, kaya pengalaman, dan hebat, baik yang sesama Fasilitator Provinsi maupun Fasilitator Daerah. Saya belajar banyak dari mereka," tandasnya. (red/Amaq Auliya)


  • Tags
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar