default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Hijrah, Mujahadah dan Nafsu Amarah

Hijrah, Mujahadah dan Nafsu Amarah
Khutbah
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

NWDI Online. Com - Lombok Tengah

اَلْحَمْدُ ِللّٰهِ الَّذِىْ جَعَلَ الْإِسْلَامَ طَرِيْقًا سَوِيًّا، وَوَعَدَ لِلْمُتَمَسِّكِيْنَ بِهِ وَيَنْهَوْنَ الْفَسَادَ مَكَانًا عَلِيًّا. 

أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلٰهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لَاشَرِيْكَ لَهُ شَهَادَةَ مَنْ هُوَ خَيْرٌ مَّقَامًا وَأَحْسَنُ نَدِيًّا. وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا محَمَّدًاعَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، الْمُتَّصِفُ بِالْمَكَارِمِ كِبَارًاوَصَبِيًّا. اَللَّهُمَّ فَصَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَانَ صَادِقَ الْوَعْدِ وَكَانَ رَسُوْلاً نَبِيًّا، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ الَّذِيْنَ يُحْسِنُوْنَ إِسْلاَمَهُمْ وَلَمْ يَفْعَلُوْا شَيْئًا فَرِيًّا.

أَمَّا بَعْدُ

فياعِبَادَ اللهِ...! -  فَإِنِّي أُوصِيكُمْ وَنَفْسِيَ بِتَقْوَى اللهِ الْعَلِيِّ الْقَدِيرِ، الْقَائِلِ فِي مُحْكَمِ كِتَابِهِ : أعوذ بالله من الشيطان الرجيم (يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنتُم مُّسْلِمُونَ) 

وقال ﴿يَآ أَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُواارْكَعُوا وَاسْجُدُوا وَاعْبُدُوا رَبَّكُمْ وَافْعَلُوا الْخَيْرَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ﴾

Alhamdulillah, syukur kita kepada Allah SWT, hari ini kita masih diberikan Allah kesehatan lahir batin sebagai modal utama kita melaksanakan amanat ketakwaan kepada Allah SWT. Amanat ini diemban oleh setiap kita tanpa terkecuali, sesuai dengan profesi dan tempat kita berpijak. Tidak ada yang lebih berat dari amanat takwa dalam hidup ini, yang pakaiannya adalah akhlakul karimah. Akhlakul karimah itu bukan hanya menyangkut benar-salah, tetapi lebih dari itu yaitu pantas-tidak pantas, cocok-tidak cocok, adat-isti’adah, dan sebagainya.

Kita, sekarang Alhamdulillah sudah berada di bulan Muharram. Dinamakan Muharram, karena Allah ﷻ mengharamkan peperangan dan konflik di bulan mulia ini. Selain itu, bulan ini juga termasuk salah satu dari bulan-bulan yang mulia, yaitu Muharram, Dzulhijjah, Dzulqa’dah, dan Rajab. Sebagaimana firman Allah dalam Surat at-Taubah : 36 :

 إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ 

“Sesungguhnya jumlah bulan pada sisi Allah adalah 12 bulan, yang ditetapkan Allah di lauhul mahfudz. Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram.” (QS at-Taubah : 36) 

Imam Fakhruddin ar-Razi dalam Tafsir al-Fakhrir Razi juz 16 halaman 53 menjelaskan bahwa setiap perbuatan maksiat di bulan haram akan mendapat siksa yang lebih dahsyat, dan begitu pula sebaliknya, perilaku ibadah kepada Allah di bulan ini akan dilipatgandakan pahalanya. Beliau menyatakan :

 وَمَعْنَى الْحَرَمِ: أَنّ الْمَعْصِيَةَ فِيْهَا أَشَدُّ عِقَاباً ، وَالطَّاعَةَ فِيْهَا أَكْثَرُ ثَوَاباً 


Ma’asyiral muslimin rahamni wa iyyakumullah…!

Muharaam adalah bulan hijrah, dalam definisi yang lebih luas, hijrah itu merupakan perbuatan meninggalkan apa-apa yang dilarang Allah SWT, sebagaimana Rasulullah bersabda dalam hadits riwayat Imam Al-Bukhari :

والمهاجر من هجر ما نهى الله عنه

Hijrah, tidak bisa hanya diartikan secara pisik, yaitu pindah dari Mekkah ke Madinah, pindah dari miskin menjadi kaya, pindah dari kekurangan menjadi kecukupan, pindah dari pakaian ketat ke pakaian syar’i, pindah dari pakaian slim fit ke bajo koko, jubah, sorban, atau selendang. Itu hanya pisik, dan tidak langsung mencerminkan keadaan isi hati seseorang. Hijrah lebih besar dari itu, yaitu sebagai perpindahan karakter buruk menjadi baik, sifat buruk menjadi sifat baik, perilaku buruk menjadi perilaku baik. Semua variabel hijrah mengarah kepada menjadi lebih baik dari sebelumnya. Karena ada juga orang-orang yang hijrah dari Mekkah ke Madinah untuk mendapatkan dunia dan wanita, maka ia akan mendapatkan dunia dan wanita, tetapi tidak mendapatkan ridho Allah SWT. Hijrah sesungguhnya adalah mencari ridho Allah SWT dengan bermujahadah.

Mujahadah dalam definisi Syeikh Syamsuddin Ar-Razi dalam kitabnya Hada’iqul Hada’iq fil Mau’izhoti wat Tashawwuf perang melawan nafsu ammarah bissu’ dengan cara mengikuti tuntutan syari’at. Nafsu Ammarah Bissu’ yaitu nafsu yang selalu mengajak untuk melakukan keburukan-keburukan. Definisi ini sesuai dengan makna mujahid yang disampaikan Rasulullah SAW dalam hadits riwayat Imam Ahmad dalam Al-Musnadnya :

المجاهد من جاهد نفسه في طاعة الله

“Mujahid itu adalah orang yang mengerahkan seluruh tenaganya lahir batin untuk taat kepada Allah”.

Ma’asyiral muslimin rahamni wa iyyakumullah…!

Semakin keras mujahadah seseorang, maka akan semakin besar pula hidayah yang akan diturunkan Allah kepadanya. Bahkan, Syeikh Abu Ali Ad-Daqqaq mengatakan, siapa saja yang menghiasi amal zahirnya dengan mujahadah, maka Allah akan menghiasi batin orang itu dengan cahaya-cahaya musyahadah. 

من زين ظاهره بالمجاهدة زين الله باطنه بأنوار المشاهدة

Demikianlah, inti dari mujahadah amal bulan ini luar biasa, semua dilipatgandakan, bahkan berpuasa sunnah di tanggal 10 Muharram (hari ‘Asyura) bisa menghapus dosa satu tahun yang lewat dan yang akan datang. Mengapa hari Asyura disebut dengan Asyura (sepuluh)? Badaruddin al-‘Aini dalam kitab Umdatul Qari’ Syarah Shahih Bukhari, juz 11, halaman 117, beliau menjelaskan sebuah pendapat bahwa di hari ‘Asyura Allah ﷻ memberikan kemuliaan dan kehormatan kepada sepuluh nabi-Nya. Yaitu (1) kemenangan Nabi Musa atas Fir’aun, (2) pendaratan kapal Nabi Nuh, (3) keselamatan Nabi Yunus dengan keluar dari perut ikan, (4) ampunan Allah untuk Nabi Adam AS, (5) keselamatan Nabi Yusuf dengan keluar dari sumur pembuangan, (6) kelahiran Nabi Isa AS, (7) ampunan Allah untuk Nabi Dawud, (8) kelahiran Nabi Ibrahim AS, (9) Nabi Ya’qub dapat kembali melihat, dan (10) ampunan Allah untuk Nabi Muhammad ﷺ, baik kesalahan yang telah lampau maupun yang akan datang.

Demikianlah, semoga kita semua termasuk orang yang selalu diberikan Allah SWT kekuatan untuk bermujahadah terhadap nafsu ammarah bissu’, selalu condong untuk beramal sholeh, dan selalu takut untuk bermaksiat kepada Allah SWT, Amin Allohumma Amin.

بَارَكَ اللهُ لِي وَلَكُمْ فِي القُرْآنِ الْعَظِيْمِ وَنَفَعَنِي وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الْآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ وَتَقَبَّلَ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ تِلَاوَتَهُ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْم

  (red).

Oleh : Penasehat PC NWDI Praya Barat TGH. M. Fathi Dikla, SHI.


  • Tags
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar