default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Pesan Selamat dan Tertib Berkendara Dari TGB

Pesan Selamat dan Tertib Berkendara Dari TGB
Advetorial
Capture video Bincang Berkah Selamat
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

NWDI Online. Com - Lombok Timur, Peraturan berkendara dan tata tertib lalu lintas diterapkan di seluruh negara di dunia. Peraturan antara negara yang satu tentu saja berbeda dengan negara lainnya. Di Indonesia sendiri, setiap pengendara dituntut untuk mematuhi rambu-rambu lalu lintas. Selain itu, pengendara juga harus memakai pengaman. Seperti, helm bagi pengendara sepeda motor dan sabuk pengaman bagi pengemudi mobil.


Tingginya angka kecelakaan di Indonesia disebabkan karena pengemudi tidak hati-hati saat berkendara. Mereka juga kerap kali tidak memakai pengaman dan melanggar lampu lalu lintas. Tidak jarang juga pengemudi tidak melengkapi surat-surat yang seharusnya ia bawa saat mengemudi. Sehingga mereka dikenakan denda sesuai dengan pasal yang terdapat dalam UU tentang berkendara.


Guna menciptakan tertib lalu lintas dikalangan para pelajar, Satlantas Polres Lotim menggelar  "BINCANG BERKAH BERKESELAMATAN" melalui zoom meeting dan live IG Satlantas Lotim, Jumat (09/4/2021). Yang sasarannya adalah guru dan Siswa/siswi SMA/SMK se-Kabupaten Lombok Timur (Lotim).


Hal itu juga dilakukan alam rangka sosialisasi tertib berlalulintas dan Kampung Sehat 2 NTB. 


Mengutip Lomboktrend. Com, Acara tersebut menghadirkan Narasumber dari Internal Kepolisian yakni Kanit Regident Satlantas Lotim Ipda Ayudina Prakasa, S.Tr.K dan Kanit Kamsel Satlantas Lotim Aiptu Wahyu Hidayat serta tidak kalah menariknya narasumber dari tokoh agama terkemuka di NTB yakni Dr. TGB. K.H. Muhammad Zainul Majdi, Lc., M.A. (Gubernur NTB Periode 2008-2018) dan Dr. TGH. Abdul Aziz Sukarnawadi, Lc., M.A. (Ketua Pengurus Harian DUTII NTB).


Dalam bepergian, khususnya dengan kendaraan baik roda dua maupun roda empat, kedua tokoh tersebut berpesan kepada kaum milenial untuk selalu menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dengan check and recheck kendaraan, "sebelum pergi pastikan kelengkapan surat kendaraan bermotor, mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan menggunakan helm. Karena faktor penyebab kecelakaan berasal dari pengemudi kendaraan yang melanggar peraturan, tidak disiplin, emosional saat berkendaraan, terburu-buru mengejar waktu dan rasa ngantuk," katanya sebagai pandangan dalam agama Islam.


"Ini yang perlu kita waspadai, kuasailah diri sendiri sebelum bepergian karena keluarga selalu menanti dirumah," ujar TGB seraya menjelaskan faktor lain penyebab kecelakaan yaitu cuaca, kondisi kendaraan dan ruas jalan yang dilalui.


 


Diakhir bincang, Dr. TGB. K.H. Muhammad Zainul Majdi, Lc., M.A. menekankan untuk sadar dan sopan selama berlalu lintas, awas dan waspada dalam berkendaraan, disiplin terhadap undang-undang dan aturan lalu lintas, antri sebagai budaya tertib berlalu lintas serta rawat diri dan kendaraan agar tetap laik pakai.


"Tetap saling menghargai kepada sesama pengguna jalan raya dengan tidak menggunakan knalpot bising/racing yang dapat menganggu masyarakat dalam beribadah maupun masyarakat lain yang sedang dalam keadaan sakit," pungkasnya.(Redaksi NWDI Online).


  • Tags
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar