default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Sensasi 20 Jam Lombok-Surabaya KKL Pascasarjana Universitas Hamzanwadi

Sensasi 20 Jam Lombok-Surabaya KKL Pascasarjana Universitas Hamzanwadi
Wisata
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

NWDI Online. Com - Surabaya, Sensasi 20 Jam Perjalananan Kapal Laut Lombok-Surabaya, Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Pascasarjana Universitas Hamzanwadi Pancor.

Deru suara sirine Kapal Laut DLN Batu Layar memecah kesunyian Pelabuhan Lembar Lombok Barat, sebagai penanda bahwa kapal akan segera bersandar tampaknya kapal inilah yang ditunggu-tunggu untuk mengangkut kami menuju Pelabuhan Tanjung Perak di Surabaya.

Sebelumnya, berbagai perasaan mengisi relung-relung hati dan fikiran mahasiswa Pascasarjana yang tampak mulai bosan menunggu dari sejak pukul 23.30. Wita namun kapal baru sampai pukul 02 dini hari.

Seiring kumandang azan subuh, kapal perlahan mulai beringsut meninggalkan pelabuhan. Meski dulu saat belajar fisika dijelaskan bahwa kecepatan kapal 1 knot per mil, tapi yang kami rasakan perjalanan kaki serasa berjalan seperti siput yang merangkak, karena dari subuh baru tengah hari memasuki perairan Bali dan megahnya Gunung Agung memanjakan mata kami meski hanya bisa dipandang sambil lalu, kapal yang mengangkut kami seakan acuh tak acuh dengan keberadaannya yang menjulang.

Untung saja kapal yang kami tumpangi memiliki beragam fasilitas kapal yang disediakan membuat perjalanan ini terasa menyenangkan.

Diantara fasilitas tersebut, kamar mandi yang terpisah laki-laki dengan wanita, tempat bermain, kantin, namun sayangnya tidak ada live music untuk kita berkaraoke hanya untuk sekedar mengusir kejenuhan. Untungnya harga makanan di kantin relatif cukup terjangkau dengan sekitar Rp15 ribuan.

Ada yang cukup unik dari kapal ini, yaitu setiap tanggal ganjil, kapal akan berangkat dari Lombok. Sedangkan keberangkatan dari Surabaya akan dilakukan setiap tanggal genap.

Tidak banyak aktifitas yang bisa dilakukan selama mengarungi laut dengan jarak 20 jam perjalanan ini oleh para mahasiswa, kecuali uring-uringan ditempat tidur yang disediakan. 

Meski begitu, ada juga sebagian mahasiswa membuka diskusi ringan dengan para dosen dan pembimbing. Tampak sudah tidak ada sekat lagi antara dosen dan mahasiswa, karena mereka duduk santai di dek kapal sambil menikmati duo biru, langit dan laut ataupun gugusan pulau yang tampak samar terlihat dari jauh.

Adapula beberapa mahasiswa yang take video ucapan selamat Dzikrol Hauliyah Ma'had DQH NWDI Pancor yang pelaksanaanya, Hari Ahad 3 Juli 2022, tepat hari ini.

Lamat-lamat, kamipun sudah setengah perjalanan. Sudah memasuki perairan Madura informasi dari salah seorang ABK.

Namun ada yang mengkhawatirkan bagi kami, terutama yang baru pertama kali melakukan perjalanan. Begitu memasuki seperempat tujuan, tiba-tiba mendung hitam menggelayut mengiringi sang senja melorotkan jubah sang malam dan panggilan adzan pun berkumandang.

Tepat pukul nol nol waktu Surabaya, kapalpun bersandar di Pelabuhan Tanjung Perak dengan selamat. (red).

Amaq Auliya, Bundaran Gempol Surabaya Momen Dzikrol Hauliyah 57 yang terlewati.


  • Tags
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar