default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

TGB Kecam Israel Dan Menyebut Ada Yang Termakan Provokasi Zionis

TGB Kecam Israel Dan Menyebut Ada Yang Termakan Provokasi Zionis
Tokoh
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

NWDI Online. Com - Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiah(NWDI) Dr. TGH Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) mengecam serangan Israel kepada warga Palestina, dan meminta semua pihak untuk memahami posisi kedua negara dalam konflik tersebut.


"Kenapa kita perlu memahami Palestina dengan baik? Karena ada diantara kita terbawa oleh pemikiran bahwa seakan-akan orang Yahudi dan Israel yang sekarang merampas tanah Palestina itu benar-benar punya hak atas Palestina," ungkap TGB Jumat (14/5) di Masjid Hubbul Wathan Islamic Center Mataram yang disiarkan secara live streaming oleh Hubbul Wathan TV.


Mantan Gubernur NTB dua periode tersebut menjelaskan bahwa tidak ada hubungan antara Negara Israel dengan agama Yahudi. Karena menurutnya Israel itu awalnya adalah sebuah ide politik.


"Dulu ada namanya Theodor Herzl yang ingin membuat negara untuk kaum Yahudi yang berserakan dimana-mana, itu ide dasarnya" jelas TGB.


Setelah itu lanjut TGB, mereka mencari lokasi yang tepat. Mulai dari Kongo di Afrika sampai Argentina, akan tetapi selalu mendapat penolakan, yang pada akhirnya merekapun menggunakan sentimen agama dengan menggunakan beberapa ayat di dalam Taurat. Yang menurut TGB bunyi ayatnya kurang lebih sebagai berikut :


"(Dan Aku akan memberikan kepada keturunanmu wahai Ibrahim tanah yang dijanjikan) yaitu antara Nil dan Furoh kira-kira Palestina dan sekitarnya," tuturnya.


Kemudian ayat inilah yang dijual oleh orang-orang Yahudi sebagai propaganda untuk membentuk sebuah negara. Jadi inilah ide awalnya, sebuah ide politik yang ingin menyatukan bangsa Yahudi yang berdiri dalam satu negara dengan legitimasi sepotong ayat kemudian mereka mencaplok Palestina.


"Jadi awalnya ini ide politik, tidak ada urusannya dengan agama," tegas TGB. 


TGB menuturkan, dalam lintasan sejarah bahwa sebelum Yahudi, orang Kan'an lah yang paling awal mendiami Palestina. Kan'an yang merupakan nenek moyang bangsa Arab tinggal di Palestina ratusan tahun lamanya sampai Nabi Ibrahim dilahirkan. Kemudian secara turun temurun dari Nabi Ibrahim, Nabi Ishaq, Nabi Ya'qub yang selanjutnya terjadilah eksodus besar-besaran dari orang bangsa Yahudi setelah Nabi Yusuf menjadi orang penting di Mesir.


"Dari masa Nabi Ibrahim hingga Nabi Ya'qub pindah ke Mesir, sejarah mencatat hanya 230 tahun, jauh lebih lama dari Bangsa Kan'an. Bahkan sampai sekarang", tuturnya.   


Terkait klaim Israel yang mengaku diri mereka sebagai keturun Ibrahim, TGB menjelaskan bahwa hal itu ditinjau bukan saja dari segi biologis semata tetapi juga dari segi keimanan.


"Keturunan yang mewarisi ayahnya adalah tidak hanya mewarisi hubungan biologis tetapi juga ajarannya," jelas TGB.


Selanjutnya TGB memaparkan alasan kenapa bangsa Yahudi tidak bisa disebut sebagai pewaris Nabi Ibrahim, mulai dari mengingkari perjanjian dengan Alloh, membuat transaksi riba bahkan sampai membunuh seorang nabi. Meski secara bilogis mewarisi Nabi Ibrahim tapi Tauhidnya mereka tinggalkan, ajarannya dilupakan, apa yang dilarang dikerjakan, dan masih banyak pengkhiatan bangsa Yahudi yang dijelaskan dalam Al Qur'an.


"Maka sesungguhnya mereka sudah tidak pantas menyebut diri keturunan Nabi Ibrahim," kata TGB menekankan.


Oleh karena itu, TGB menghimbau kepada ummat muslim untuk tidak termakan provokasi buta dari Israel yang menyatakan mereka berhak atas tanah Palestina.


"Jangan terpedaya oleh ungkapan Yahudi berhak tinggal di Palestina, seperti saat ini," himbaunya.


Selain itu, ia juga mengajak seluruh umat Islam di dunia membantu warga Palestina dengan doa.


“Mari kita berdoa untuk saudara-saudara kita di Pelestina, Israel tak berhak menjajah Palestina,” pintanya. 

 

Ketua Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar (OIAA) menegaskan, penjajahan tidak ada tempatnya di muka bumi, termasuk Palestina.


Menurut TGB, perjuangan warga Palestina melawan zionis Israel merupakan perjuangan mulia. “Insya Allah, seluruh umat Islam di seluruh dunia akan bersama warga Palestina. Intinya, umat Islam siap melawan Israel,” ujarnya. (Redaksi).


  • Tags
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar